INOVASI PELAYANAN PUBLIK PERPUSTAKAAN TERAPAN (PETERPAN)

A. Tujuan Inovasi.

Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk dengan berbagai latar belakang berbeda. Mulai dari pendidikan, kultur etnis maupun strata sosial. Berbagai perbedaan tersebut tentu saja memberikan efek pemahaman yang tidak sama mengenai suatu hal. Contohnya, kesadaran akan pentingnya pengembangan diri melalui inovasi-inovasi keilmuan baru yang terhubung dalam sebuah wadah literasi umum yang sering kita sebut sebagai Perpustakaan.

Perpustakaan merupakan  bank keilmuan yang tak terbatas.Melalui jaringan literasi yang kini sudah ada di seluruh Dunia, bukan tidak mungkin masyarakat bisa lebih cerdas dan produktif dengan memanfaatkan Perpustakaan.Inovasi yang ingin kami sajikan bertujuan untuk mewujudkan hal tersebut.

Dari program inovatif Perpustakaan Terapan, kita bisa memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya membaca dan mengembangkan wawasan keilmuan guna membantu kehidupannya sehari-hari. Program ini pun akan merubah paradigma di masyarakat yang menganggap perpustakaan hanyalah gudang kertas yang membosankan untuk dijadikan tempat berinteraksi dengan ilmu pengetahuan. Maka, program Perpustakaan terapan diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang berbagai ilmu yang mampu meningkatkan taraf hidup mereka menjadi lebih baik dengan skill yang telah mereka dapatkan dari buku. Namun tidak berhenti disitu saja karena buku itu tidak hanya dibaca dan diambil ilmunya, melainkan bagaimana Ilmu itu benar-benar diterapkan dalam kehidupan nyata.  Jadi hasil dari Ilmu itu adalah tindakan bukan Pengetahuan.

Dengan gambaran seperti itulah maka tujuan program ini ke depan adalah

  1. Menurunkan kemiskinan Informasi dengan transformasi perpustakaan Umum menjadi pusat belajar masyarakat.
  2. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang literasi informasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk peningkatan soft skill
  3. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan perpustakaan. Yang mana pemberdayaan masyarakat supaya lebih kreatif, produktif dan inovatif dalam menciptakan berbagai produk baik layanan jasa, makanan, maupun produk berupa barang.

Untuk mewujudkan hal tersebut diatas Perpustakaan Terapan akan melakukan kerja-sama dan/atau memberdayakan berbagai berbagai komunitas dimasyarakat yang mampu dari sisi skill untuk memberikan bimbingan khusus sesuai dengan bidang keahlian tertentu, sehingga apa yang dibaca di dalam buku benar-benar bisa diterapkan menjadi sebuah produk bernilai ekonomis, dan yang terlibatpun ikut merasakan manfaat dari apa yang telah diberikan melalui program kami.

B. Kategori Pemberdayaan Masyarakat

Melalui inovasi Perpustakaan Terapan (PETERPAN) yang  memanfaatkan buku-buku ilmu terapan dan  buku teknologi tepat guna yang didapatkan dari koleksi katalog  perpustakaan,Masyarakat menjadi lebih mampu dari sisi keahlian untuk menciptakan produk baik barang/jasa,makanan, yang bisa menjadi penghasilan tambahan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.Dari kegiatan inipun, berbagai elemen masyarakat akan diberdayakan untuk menunjang suksesnya program Perpustakaan Terapan sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing.

Adapun hal pertama yang menjadi sorotan dari program kami adalah, memberikan kesempatan pada  masyarakat untuk memilih, mengolah informasi dan mempelajari berbagai informasi yang didapat sehingga mereka memiliki soft skill yang cukup untuk menciptakan sebuah produk. Hal tersebut tidak mungkin terjadi ditengah kesibukan masing-masing kultur masyarakat yang berbeda, sehingga Perpustakaan Terapan akan mengadakan jadwal Mobil Perpustakaan  ke setiap Desa, Kelurahan dan Kecamatan, dengan harapan bisa memberikan arena ber-eksperimen kepada mereka, agar tujuan utama kami menambah keahlian pada masyaraka/pemberdayaan masyarakat khususnya di madiun bisa terwujud.

Masyarakat yang akan kami libatklan adalah Karang Taruna, Ibu-ibu PKK,kelompok tani, komunitas-komunitas, ibu-ibu yang mengantar anaknya di Paud/ TK.  Peran aktif dari mereka memang sangat dibutuhkan, sehingga mampu menjaring anggota masyarakat yang lebih luas, sehingga akan lebih banyak lagi yang merasakan dampak positif dari program yang akan kami jalankan.

keterlibatan ibu-ibu PKK dan peran aktif mereka sangatlah mendukung dan ini  merupakan sasaran yang cukup tepat, mengingat saat ini banyak wanita ikut membantu mencari penghasilan tambahan bagi kebutuhan keluarga.

Pemberdayaan lain yang bisa dilakukan mengarah pada pemuda dengan usia produktif di setiap wilayah pedesaan. Mereka bisa mengasah kemampuan dan wawasan melalui program Perpustakaan Terapan, sehingga ide usaha baru bisa muncul dan menciptakan banyak lapangan kerja, yang berimbas pada pengurangan pengangguran di Masyarakat.

Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan antara lain dapat disimpulkan dalam beberapa poin berikut :

1. Memberikan sarana bacaan melalui buku-buku soft skill yang mudah diterapkan kepada elemen-elemen masyarakat yang telah disebutkan di atas.

2. Pelatihan serta bimbingan mengenai tata cara pengelolaan sebuah organisasi, badan usaha dan/atau kelompok UMKM yang lebih terstruktur, kreatif dan mampu berkompetisi pada dunia usaha. Sasaran pelatihan ini misalkan pada perangkat desa, anggota karang taruna dan sejenisnya.

3. Memberikan pelatihan skill kepada pria / wanita yang terlibat dalam program ini, mengenai kemampuan menciptakan berbagai produk rumahan dan industri kecil yang nantinya bisa menjadi sarana menciptakan ratusan lapangan kerja baru, serta dapat mengubah hajat hidup orang banyak. Pelatihan tersebut meliputi; produk olahan makanan ringan, bisnis kuliner modern, dan banyak sekali kemampuan dasar yang bisa diberikan kepada mereka.

4. Memberdayakan setiap elemen masyarakat yang memiliki kemampuan untuk melakukan bimbingan, pelatihan, mentoring dan pendampingan sesuai dengan keahlian yang mereka miliki, sehingga bibit-bibit berprestasi yang ada di masyarakat bisa muncul ke permukaan dan menjadi salah satu aset berharga bagi kehidupan rakyat.

C. SIGNIFIKASI

Inovasi yang ditawarkan oleh program Perpustakaan Terapan adalah sebuah gebrakan baru yang ramah kepada semua lapisan masyarakat tanpa memandang status sosial, suku, agama, ras dan usia. Karena program kami akan mendatangi langsung ke pemukiman warga, menyentuh secara santun dan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga masyarakat. Sehingga, hajat hidup orang banyak bisa lebih terbantu, berkembang dan bergerak menjadi lebih baik.Karena pada dasarnya, semua orang memiliki potensi yang luar biasa, sementara tujuan dari program ini adalah membangkitkan hasrat setiap orang untuk mengembangkan potensi itu demi kemajuan bersama.

Program Perpustakaan Terapan juga memiliki tujuan mulia untuk memberikan kesempatan berusaha pada para penyandang disabilitas yang mungkin selama ini masih terhalang oleh keterbatasan-keterbatasan tertentu. Kehadiran kami di tengah masyarakat akan menjadikan ruang lingkup pelayanan Perpustakaan lebih dekat dan lebih santun menyapa, membimbing, memberikan solusi dan membantu kebutuhan mereka akan dunia usaha. Usaha  kami Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan layanan Jemput Bola akan lebih efektif bagi mereka yang mungkin kesehariannya banyak waktu yang terbuang dan mungkin terkendala trasportasi untuk menuju perpustakaan. Jadi ibu ibu yang merasa ga ada waktu untuk berkunjung ke perpustakaan umum kabupaten bisa kami datangi dan kami ajak untuk memanfaatkan koleksi katalog buku perpustakaan.

D. INOVATIF

Program yang kami tawarkan ini merupakan upaya pelayanan publik inklusif untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat kususnya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Kami memilih kelompok sasaran ibu-ibu PKK, Ibu-ibu yang mengantarkan anak-anaknya di PAUD/ TK, kelompok tani, karangtaruna, yang secara realita mereka berpotensi untuk menambah penghasilan bagi keluarga.Kelebihan dan keunikan dari program Perpustakaan Terapan (PETERPAN) adalah, memberikan pelayanan publik multiguna yang dapat dijabarkan dalam beberapa poin dibawah ini.

  1. Pengadaan layanan perpustakaan keliling menggunakan mobil perpustakaan Terapan.
  2. Menyediakan buku-buku berisi ilmu terapan khusus yang bisa dijadikan alat pembelajaran kepada masyarakat sehingga mereka bisa menciptkan sebuah usaha baru, mendapatkan kemampuan teknis baru atau mendapatkan ide pengembangan usaha yang sudah ada. ( contoh : buku memasak, membuat kerajinan tangan, teknologi internet, oscomerce, design grafis untuk periklanan, buku tentang bisnis dan lain sebagainya ).
  3. Melakukan visiting ke berbagai elemen masyarakat baik sekolah, kantor instansi kecamatan/kelurahan/desa.
  4. Mendatangi masyarakat secara langsung dan memberikan sumber-sumber bacaan yang berguna untuk pengembangan dunia usaha ( barang/jasa ).
  5. Memberikan pelatihan, bimbingan, mentoring untuk meningkatkan kehlian masyarakat.
  6. Memberdayakan anggota masyarakat yang memiliki kemampuan tertentu pada suatu bidang keahlian sehingga mereka pun bisa mengembangkan diri dan berbagi ilmu pada masyarakat luas.

Semua hal di atas adalah satu kesatuan yang tidak dimiliki atau belum pernah diterapkan di lingkungan kabupaten dan kota madiun, belum ada yang menggabungkan seluruh layanan mulai dari poin 1 sampai 8 dalam satu kesatuan yang harmonis, sehingga bisa dikatakan program ini merupakan program andalan dengan manfaat luar biasa bagi masyarakat.

E. TRANSFERABILITAS

F. SUMBER DAYA DAN BERKELANJUTAN

  1. a. Anggaran

Inovasi ini mendapat dukungan anggaran dari APBD tahun 2019. Sebesar Rp. 78.350.950 melalui anggaran kegiatan Peningkatan layanan , Otomasi dan Promosi Perpustakaan. Anggaran tersebut di gunakan untuk oprasional mobil Perpustakaan keliling (sebanyak 2 unit) dan mobil Peterpan (sebanyak 1 unit), Perangkat komputer (laptop) sebanyaak (2 unit)

b. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia sebagai penggerak kegiatan ini adalah :

  1. Kepala Dinas
  2. Sekretaris Dinas
  3. Kabid layanan Perpustakaan
  4. Kasi layanan Otomasi dan Promosi
  5. Staf layanan mobil Perpustakaan keliling dan Peterpan
  6. Komunitas penggerak literasi.
  7. Tenaga honorer
  • Strategi untuk menggerakakn Sumber Daya
  • Menentukan tujuan yang akan di capai dari Program PETERPAN
  • Menentukan jadwal sosialisai PETERPAN
  • Membentuk kelompok-kelompok
  • Praktek langsung dengan nara sumber
  • Memberi contoh dari hasil program PETERPAN
  • Mencarikan solusi permasalahan
  • Perpustakaan yang berkualitas adalah perpustakaan yang mampu melayani secara maksimal dan mengikuti perkembangan ilmu yang di butuhkan oleh mayarakat. Karena itulah maka sumber daya manusia dan keuangan saling mendukung  kedua-duanya tidak bisa lepas begitu saja. Mengingat inovasi ini sangat membutuhkan sumber daya manusia yang sangat professional untuk memberi arahan pada masyarakat yang kreatif dan inovatif. Yang mampu mengelola sebuah Ilmu Pengetahuan menjadi produk nyata baik berupa barang, kerajinan maupun makanan.

4. Segi Sosial

Semakin berkembangya teknologi dalam kehidupan bermasyarakat saat  ini semakin pula menggeser keberadaan perpustakaan dalam perkembanganya. Untuk itulah perpustakaan berupaya penuh bergerak mengikuti arus yang ada untuk mempertahankan eksistensinya. Dengan melakukan perkembangan agar tidak di tinggalkan oleh pemustakanya. Dan salah satunya yaitu dengan adanya INOVASI PETERPAN (Perpustakaan Terapan). Di sinilah peranan perpustakaan dapat diterapkan menghubungkan antara sumber informasi dan ilmu pengetahuan yang terkandung dalam koleksi dan fasilitas perpustakaan dengan para pemustakanya.

Segi Ekonomi

Dalam pengembanganya , perpustakaan focus pada transformasi perpustakaan sebagai pusat belajar dan kegiatan masyarakat berbasis TIK yang dapat menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kelompok yang menjadi sasaran, kita datangi kita ajak berkolaborasi untuk menciptakan suatu produk baik berupa makanan, barang ataupun jasa dari ilmu yang didapat melalui  membaca.

G. DAMPAK

Manfaat yang diperoleh dari inovasi Perpustakaan Terapan (PETERPAN) bagi kelompok sasaran;

  1. Meningkatnya pemanfaatan waktu luang bagi ibu-ibu yang mengantar anak-anaknya masuk PAUD/TK
  2. Layanan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten madiun, melalui mobil Perpustakaan Terapan (mobil PETERPAN) dapat bermanfaat lebih cepat,tepat,efektif,efesien dan dapat berhasil guna bagi masyarakat terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat.
  3. Secara tidak langsung memberikan peluang lapangan kerja bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
  4. Meningkatnya mindset terhadap Perpustakaan yang mana dulu dianggap sebagai gudang buku yang tidak bermanfaat sekarang menjadi sumber ilmu dan informasi yang sangat berperan dalam meningkatkan taraf hidup keluarga.
  5. Meningkatnya kreatifitas dan ketrampilan masyarakat.

H. KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN

Pihak-pihak yang berkontribusi dalam program ini antara lain

  1. Bupati Madiun
  2. Inovator Kepala dinas
  3. Pelaku utama Kabid layanan
  4. Kasi layanan,otomasi, dan Promosi
  5. Staf dan Tenaga kontrak lainya
  6. Komunitas GBMB
  7. Nara sumber
  • Kepala Dinas

Sejalan dengan peran Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebagai motivator, seorang Kepla Dinas juga berperan sebagai salah satu komponen yang berfungsi dalam menetukan hasil yang dicapai oleh para staf. Kepala Dinas sebagai Inovator dapat dilihat dari cara-cara yang di lakukan secara konstruktif, kreatif, delegatif, rasional dan onjektif. Yang mana berupaya bagaimana perpustakaan itu supaya bisa berhasil guna bagi masyarakat, tercetuslah PETERPAN ( Perpustakaan terapan).

  • Kabid layanan, Kasi dan Staf

Yang mana peran Kabid, Kasi dan staf sebagai pelaksana utama harus aktif dan kreatif bagaimana membuat jadwal kunjungan, menarik para pemustaka (masyarakat) supaya tergerak dan tertarik untuk mengikuti program peterpan. Kemudian upaya-upaya Kabid, Kasi , Staf masuk ke elemen masyarakat seperti karang taruna. PKK, Kelompok tani, Ibu-ibu Paud/TK.

  • Komunitas GBMB

Sebagai komunitas eksetrnal Dinas Perpustakaan peran GBMB ini juga sangat mendukung karena untuk andil dan pendampingan-pendampingan dan monitoring saat kita melakukan kunjungan peterpan.

  • Nara Sumber

Peran serta nara sumber yang mana mampu mengarahkan memberi contoh kerja nyata dalam mempraktekkan apa yang telah kit abaca dari buku menjadi sentral produk yang bermanfaat.

  • Tenaga kontrak/honorer

Sebagai tenaga yang selalu siap melayani dan memberikan service terbaik bagi masyarakat. Menyiapkan jadwal kunjungan,merapikan buku-buku ilmu terapan.

  1. PELAJARAN YANG DI PETIK

Pengalaman umum yang di peroleh dalam melaksanakan inovasi pelayanan publik ini pembelajaran dan rekomendasi untuk masa depan.

Pembelajaran apa yang dapt di petik:

  1. Dalam melaksanakan pelayanan yang lebih baik, komitmen mengambil sebuah kebijakan sangat di perlukan.
  2. Kerjasama tim dan sinergi lintas sector sangat di rasa  bermanfaat untuk menunjang berhasilnya program peterpan. Selain itu sinergi dengan pihak ekstern Dinas menjadikan motivasi dan peluang untuk melengkapi pelayanan yang lebih baik dan lebih dekat dengan masyarakat.
  3. Program ini berupaya untuk meningkatkan Minat baca kepada masyarakat dan memanfaatkan fasiltas yang ada di perpustakaan untuk memberdayakan masyarakat supaya lebih kreatif dan terampil dalam meningkatkan taraf hidup.
  4. Hasil dari Ilmu bukanlah pengetahuan saja tapi tindakan yang perlu diwujudkan dalam kehidupan nyata supaya bermanfaat.
  5. Perpustakaan sebagai pusat informasi/ pengetahuan harus lebih dipromosikan pada masyarakat karena dengan adanya peningkatan minat baca secara tidaklangsung akan menambah pengetahuan masyarakat untuk lebih inovatif dan kreatif.

  F. Dokumentasi

  Model layanan Perpustakaan Terapan (PETERPAN)