SEKILAS INFO

     » MADIUN GEMAR MEMBACA DAN TERTIB ARSIP 2018      » SEGALA BENTUK LAYANAN PERPUSTAKAAN UMUM KABUPATEN MADIUN GRATIS      » SELANGKAH KE PERPUSTAKAAN SEJUTA PENGETAHUAN      » SELAMAT DATANG DI WEBSITE KANTOR PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN MADIUN
Kamis, 25 Agustus 2016 - 07:38:42 WIB
Membacakan buku sejak dini

Diposting oleh : Administrator
Kategori: INSPIRASI - Dibaca: 175 kali

kegiatan membacakan buku cerita atau dongeng kepada anak memiliki manfafat besar terhadap minat baca anak. Menurut ametican acedemy of pediatrics, kumpulan ahli kesehatan anak di amerika serikat, membacakan buku kepada bayi sejak usia 6 bulan berpengaruh positif terhadap kesehatan mental dan kecerdasan anak. Aktifvitas bercerita yang rutin akan menumbuhkan minat baca anak di kemudian hari.

Disisi lain, peningkatan minat baca sangat memengaruhi produksi dan penjualan buku anak. Menurut nielsen bookscan, industri buku cetak turun hingga 21% pada awal 2015 atau senilai rp. 3.2 triliun. Namun, buku anak-anak meningkat hingga 9.1%. (STI/litbang “kompas”)

 

 

Pilihan jenis buku cerita sesuai usia

0-2 tahun

2-4 tahun

4-7 tahun

8-12 tahun

- Masa awal perkembangan sensori motorik

- banyak konsep baru dipelajari anak

- anak sudah dapat mencerna  cerita ataupun dongeng yang lebih kompleks

- masa anak mengembangkan kemampuan dasar dalam membaca

- Anak dapat mengetahi secara visual

- Anak mempelajari manusia dan kehidupan, suka meniru dan berfantasi

- Mampu memahami terjadinya suatu benda dan  cara kerja sesuatu

- Buku dengan paragraf pendek dan kalimat yang sedikit kompleks

- Buku yang minim teks tetapi penuh gambar sangat menarik

- Fantasi mencapai puncak di usia 4 tahun

- Orang tua bisa berperan besar mendorong minat anak

- Jenis aksi petualangan cukup menarik minat anak

- buku jenis ini menjadi bagian dari mainan dan hiburan

- Kisah profesi keseharian, karakter binatang sangat cocok di usia ini

- Disesuaikan dengan keseharian anak

 

Manfaat bercerita atau mendongeng kepada anak

  1. Mengembangkan daya imajinasi
  2. Meningkatkan keterampilan berbahasa
  3. Membangkitkan minat baca
  4. Membangun kecerdasa emosional anak
  5. Membentuk rasa empati anak
  6. Mempererat ikatan batin
  7. Menanamkan nilai dan etika

 

 

Sumber: litbang “kompas”/STI, diolah dari IKAPI, tabloid “ayah bunda”, “nakita”, dan pemberitaan “kompas”. tanggal 24 agustus 2016